4 Penyebab Anak Kekurangan Nutrisi yang Wajib Diketahui

4 Penyebab Anak Kekurangan Nutrisi yang Wajib Diketahui

Semua orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk perkembangan buah hati tercinta sejak dalam kandungan hingga terlahir ke dunia. Namun, banyak anak yang mengalami kekurangan nutrisi tanpa disadari atau stunting. Anda harus memperhatikan perkembangan si kecil agar terhindar dari risiko kekurangan nutrisi yang berdampak negatif pada tumbuh kembang dirinya. Manfaatkan promo Pediasure untuk meningkatkan nutrisi terbaik si kecil sejak dini, ya!

Penyebab anak mengalami kekurangan nutrisi

Tanda anak mengalami kekurangan nutrisi atau gizi dalam tumbuh kembangnya ditandai dengan berat badan yang kurang, pertumbuhan yang terlambat, lebih rewel, gampang kelelahan, dan lain-lain. Berikut 4 penyebab anak mengalami kekurangan nutrisi antara lain :

1.  Kurang pengetahuan dan wawasan

Kemungkinan anak mengalami kekurangan nutrisi disebabkan oleh orangtua tidak paham pengetahuan dan wawasan terbaru. Orangtua harus mencari informasi di internet atau bertanya pada ahli gizi tentang asupan nutrisi yang dibutuhkan anak seiring perkembangan usia mereka.

2.  Kemampuan ekonomi yang terbatas

Penyebab anak kekurangan nutrisi bisa disebabkan oleh kemampuan ekonomi yang terbatas atau berada di bawah GDP rata-rata di Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara berkembang yang masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi, faktor penyebab anak alami masalah nutrisi memang sering terjadi di daerah yang punya akses terbatas.

3.  Kebersihan lingkungan kurang terjaga

Penyebab anak mengalami masalah nutrisi bisa disebabkan oleh kebersihan lingkungan yang tidak terjaga dengan baik. Lingkungan rumah dan sekitar yang kotor akan membuat penyerapan gizi si kecil menjadi terhambat dan lebih rentan terkena risiko penularan penyakit, misalnya diare, masalah pencernaan, tifus, muntaber, kolera, dan lain-lain.

4.  Menderita penyakit

Bisa jadi penyebab anak sering mengeluhkan kelelahan, pusing, nafsu makan menurun, atau gejala parah lain karena menderita penyakit tertentu. Pada kasus anak yang mengalami gizi buruk, anak lebih rentan mengalami masalah pencernaan seperti celiac, radang usus dan lainnya. Anak yang lahir dengan kelainan bawaan seperti penyakit infeksi, penyakit jantung bawaan atau kondisi kronis lain juga rentan mengalami masalah kekurangan gizi.

Perkembangan gizi yang kurang bisa mengakibatkan anak-anak mengalami masalah kesulitan belajar dengan baik. Gizi yang cukup bisa mendukung pertumbuhan kecerdasan otak, pola pikir dan emosional si kecil. Secara pertumbuhan dan perkembangan fisik, anak-anak yang memiliki kecukupan nutrisi bisa melakukan kegiatan lebih aktif, ceria serta memiliki sistem imun yang lebih baik.

Pastikan Anda memberikan nutrisi anak dari makanan alami yang ada di sekitar. Untuk anak yang mengalami penurunan nafsu makan, berikan susu formula yang bisa mendukung tumbuh kembang mereka lebih baik. Promo Pediasure dari toko perlengkapan bayi terpercaya bisa membantu orangtua meningkatkan berat badan anak lebih ideal. Punya anak yang aktif, kreatif dan sehat, siapa yang tidak bangga, ‘kan?

Back To Top