4 Tips Atasi Susah BAB Anak di Bawah 5 Tahun

4 Tips Atasi Susah BAB Anak di Bawah 5 Tahun

Jika anak balita Anda kesulitan buang air besar, sebagai orang tua mungkin akan merasa khawatir. Namun, jika anak Anda mengalami masalah buang air besar atau sembelit, itu sebenarnya sangat umum dan Anda tidak perlu panik. Berikut beberapa tips atasi susah BAB anak.

1. Beri Makanan Berserat

Orang tua diharapkan dapat memberi makanan berserat tinggi setiap hari. Pemenuhan nutrisi juga ditunjukkan dengan serat yang cukup dalam tubuh anak. Cobalah untuk memberinya sayuran setiap kali makan. Camilan juga bisa diganti dengan buah-buahan segar seperti pepaya untuk meredakan susah BAB.

Buah-buahan lain juga sama pentingnya dan kaya akan gizi bagi pencernaan anak. Tentu saja, jika Anda ingin anak Anda mau makan makanan berserat tinggi, Anda harus pintar-pintar dalam membuat menu. Selain itu, perlu diingat untuk mengurangi makanan tinggi lemak yang bisa menyebabkan sembelit pada anak.

2. Memenuhi Kebutuhan Cairan

Saat usia anak masih tergolong bayi, kesulitan buang air besar dapat diobati dengan memenuhi kebutuhan hidrasi hariannya. Air yang cukup dalam tubuh memastikan proses pencernaan bayi berjalan lebih lancar. Jika bayi Anda berusia kurang dari 6 bulan, tingkatkan pemberian ASI kepada bayi.

Di sisi lain, jika anak sudah lebih dari 6 bulan, kombinasikan asupan ASI dan cairan lainnya. Makanan yang mengandung cairan dan menghindari dehidrasi juga merupakan pilihan yang baik. Kekurangan cairan akan membuat anak sulit BAB atau mengalami BAB keras yang mengganggu mereka.

3. Memijat Perut

Pijat perut yang lembut dapat membantu balita yang mengalami kesulitan BAB terutama pada bayi. Ukur tiga jari dari pusar bayi Anda untuk memastikan Anda memijat bagian yang tepat. Pijat secara perlahan agar bayi rileks dan nyaman.

Pijat pada pagi hari untuk memperlancar proses pencernaan di perut bayi Anda. Ingat, jangan sampai memijat terlalu kencang. Hal tersebut akan membuat bayi kesakitan atau bahkan muntah.

4. Beri Obat Pencahar Anak

Obat pencahar adalah salah satu pilihan terbaik yang dapat digunakan orang tua ketika anak mereka mengalami konstipasi. Selain itu, saat ini ada obat pencahar yang aman untukĀ  anak-anak. Obat pencahar yang dimasukkan dari dubur akan lebih aman karena merupakan obat luar.

Namun, ada juga obat sirup telan dengan kandungan laktulosa, yang membantu melunakkan feses dan memperlancar BAB anak. Pastikan Anda memberi obat yang khusus anak dan memberinya sesuai dosis yang tertera.

Itulah tips atasi susah BAB pada anak. Sederhananya, jika anak balita mengalami kesulitan buang air besar, tetapi masih memiliki berat badan normal dan sering buang air kecil, itu bukan hal yang serius. Sedangkan pada bayi, saat anak mulai mengenal makanan padat, terjadi perubahan tekstur feses dan frekuensi buang air besar pun merupakan hal wajar.

Back To Top