Tidak Perlu Khawatir, Hanya Perlu Lakukan Tips Ini Agar Bisnis E-Commerce Kamu Tetap Stabil Selama Pandemi Covid-19

Tips Ini Agar Bisnis E-Commerce Kamu Tetap Stabil

Hadirnya virus Covid-19 banyak mengubah kehidupankita saat ini dan mungkin akan tetap berpengaruh hingga beberapa tahun mendatang, termasuk dalam bidang bisnis e-commerce. Hampir semua orang beralih menjadi penjual online dadakan. Namun apa kalian tahu bagaimana tips agar toko online kalian tetap ramai dan dilihat oleh para konsumen?

Perhatikan Perubahan Kebiasaan Pencarian Konsumen

Pada situasi yang terjadi saat ini, banyak konsumen yang terpengaruh untuk mencari produk pilihannya sesuai dengan konteks yang berbeda. Maka dari itu, para pelaku bisnis harus memeriksa ulang secara berkala tentang perubahan kebiasaan pencarian konsumen agar sejalan dengan pemikiran konsumen karena pencarian produk di website / toko online di e-commerce diibaratkan sebagai ladang emas dalam hal insight. Jadi pastikan kalian menjual produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini.

Misalnya, pencarian tentang kaos kaki di bulan ini tentu mendapatkan hasil yang berbeda jika dibandingkan pada bulan Januari lalu karena kebutuhkan konsumen yang tidak selalu konsisten terhadap suatu produk. Dengan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para pelaku usaha menyediakan produk kebutuhan konsumen yang update serta relevan. Dengan demiikian, bisnis Anda akan meningkat secara cepat.

Tawarkan Produk Sejenis Lainnya Jika Stok Habis

Manajemen rantai pasokan tentunya sering menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis e-commerce. Apalagi ketika terjadi permintaan pelanggan yang meningkat pesat sehingga banyak produk penjual yang mengalami kekosongan atau out of stock (stok produk habis).

Hal ini sebenarnya dapat diantisipasi dengan cara menawarkan produk alternatif yang sejenis, namun tetap sesuai dengan minat konsumen. kalian bisa mengoptimalkan layanan customer service yang dimiliki agar berinisiatif untuk melakukan penawaran poduk alternatif langsung terhadap para konsumen. Tujuannya adalah agar para konsumen tersebut tidak beralih berbelanja ke produk brang / toko online lain.

Naikkan Harga Produk Sewajarnya

Sebagai pelaku usaha, kalian tidak perlu ragu untuk menaikkan harga produk, namun jangan yang tidak wajar dan tidak masuk akal. Misalnya saja yang relevan dengan situasi saat ini, untuk harga 1 buah masker medis biasanya memiliki kisaran harga antara Rp 3.000 hingga Rp 5.000, namun karena berlangsungnya pandemic dan keterbatasan stok yang tersedia, banyak dari penjual online yang menaikkan harga masker medis tersebut 4 hingga 5 kali lipat dari harga semula. Inilah contoh yang sangat tidak wajar dan masuk akal karena nantinya bisa berdampak pada toko online kalian.

Gunakan Cara Kreatif dan Strategis Agar Terhubung dengan Konsumen

Menggunakan cara kreatif dan strategis untuk berkoneksi dengan konsumen merupakan salah satu faktor penting yang harus dilakukan para pelaku usaha. Agar lebih dekat dengan konsumen, kalian bisa menggunakan layanan distribusi pemenuhan pesanan (fulfillment distribution). Layanan ini akan membantu kalian untuk menciptakan koneksi yang baik dengan para konsumen karena semua permasalahan yang berhubungan dengan konsumen akan dilayani oleh jasa fulfillment distribution. Salah satu penyedia jasa layanan fulfillment distribution untuk bisnis E-Commerce adalah perusahaan Haistar. Tim mereka akan membantu kalian dalam mengelola seluruh rangkaian proses pemenuhan layanan, seperti penerimaan pesanan, pemilihan dan pengemasan barang, pengecekan stock, hingga pengiriman barang kepada konsumen. Layanan proses pemenuhan yang baik akan berdampak pada kepuasan konsumen.

Back To Top